PRILAKU TERTUKAR MENCINTAI KAFIR DAN MENBENCI MUSLIM YANG TERULANG

Write by:

ABU HASAN-313

Ar-Razi berkata, “Ketika Allah memberitahukan kepada mereka bahwa orang-orang munafik membenci orang-orang mukmin, dan memberitahukan kepada mereka bahwa orang-orang munafik sangat mendalam dalam kebencian itu, pemberitahuan ini menjadi seruan bagi orang-orang mukmin dari sisi watak maupun syariat untuk membenci mereka.”

Diriwayatkan dari Abu Jauza`, bahwa ia menyebut orang yg mencintai kafir dan membenci muslim, lalu ia berkata, “Demi Zat yang jiwa Abu Jauza` berada di tangan-Nya. Andaikan rumahku dipenuhi kera dan babi, itu masih lebih aku sukai dari pada aku bertetangga dengan seseorang di antara mereka (pembenci muslim dan mencintai kafir).

Foto Khodim Al-Amin 151

Mereka termasuk dalam ayat ini;

هَا أَنْتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ ۚ قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

‘Beginilah kamu! Kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukaimu, dan kamu beriman kepada semua kitab. Apabila mereka berjumpa kamu, mereka berkata, ‘Kami beriman,’ dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari karena marah dan benci kepadamu. Katakanlah, ‘Matilah kamu karena kemarahanmu itu!’ Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala isi hati’.” (QS. Ali ‘Imran: 119)

Dinukil dari kitab ulama Aswaja Imam Al-Kattani.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *